Liputan Tour Kandang Bambu

13 08 2009

CIMG5875Tanggal 12 Agustus 2009 kemarin, kandang bambu menyelenggarakan tour yang diikuti oleh Bpk. Heru Lesmana dari Mataram NTB. Paket tour yang dipilih adalah paket basic, menggunakan sepeda motor plus fasilitas makan siang. Tepat pukul 09.00 WIB, kami menjemput bapak Heru di tempat menginap beliau. Setelah perkenalan dan juga briefing mengenai tour schedule, kami berangkat menuju tujuan pertama yaitu kandang pejantan Arjuna di Singosari.

Perjalanan ditempuh sekitar 30 menit dengan kondisi lalu-lintas yang lumayan padat. Kurang lebih pukul 10.00 WIB kami tiba di tujuan pertama. Kedatangan kami disambut oleh sang pemilik, H. Umar. Setelah berkenalan sejenak, ditemani pemilik, kami mengeksplor koleksi kambing yang ada. Jepretan kamera diselingi ungkapan kagum…

 keluar dari tamu kami. Bisa dimaklumi karena mungkin itu kali pertama beliau melihat kambing PE, terutama pejantan Arjuna dengan postur cukup besar dan gagah. Tidak lupa sesi foto bersama sang juara Arjuna dilakukan oleh tamu kami, setelah itu dilanjutkan duduk santai di gazebo sederhana sambil berdiskusi seputar beternak kambing PE.

CIMG5831Setelah puas berdiskusi, kami berpamitan dan melanjutkan perjalanan menuju tujuan kedua tour “kandang bambu” yaitu Balai Inseminasi Buatan (BIB) Singosari. Setelah menunaikan shalat dhuhur, kami lanjutkan perjalanan melalui jalanan desa diselingi pemandangan berupa hamparan pertanian jagung dan tanaman hijauan pakan ternak. Kaliandra, claracide, dan sataria jamak kami jumpai di sepanjang jalan. Posisi BIB singosari yang berada di dataran tinggi menghadirkan udara sejuk dan segar khas pegunungan.

CIMG5836Kedatangan kami disambut bapak Rokhim salah seorang penyuluh dan petugas inseminator. Dengan ramah kami dipersilahkan masuk ke kantor untuk perkenalan dengan bapak kepala kantor sekalian mengisi buku tamu. Setelah berbasa-basi sejenak, kami lanjutkan melihat koleksi kambing serta fasilitas peternakan yang ada di sana. Atas panduan pak Rokhim, kami susuri lokal-lokal kandang dari kandang indukan, kandang koloni, kandang pejantan, kandang khusus cempe baru lahir dan kandang khusus perah. Banyak ilmu yang bisa diperoleh dalam kunjungan ini. Tamu kami dengan ramah diberi penjelasan dari setiap pertanyaan yang diajukan. Jenis pakan hijauan, pola pemberian pakan, hingga resep kombinasi pakan penguat dengan jelas disampaikan kepada tamu kami.

CIMG5837

CIMG5838Lelah berkeliling lokasi kandang, kami lanjutkan menuju ruang proses dan penyimpanan hasil susu. Di sini, tamu kami dapat melihat alat-alat yang digunakan untuk proses susu, dan tidak lupa membeli beberapa hasil olahan susu, seperti susu pasteurisasi dan kefir. Karena waktu terus berlalu, maka kami harus berpamitan untuk melanjutkan perjalanan menuju tujuan ke-3 yaitu laboratorium FAPERTA UNIBRAW.

CIMG5850 Jarak tujuan ke-3 kami dengan BIB lumayan jauh, dierlukan waktu perjalanan sekitar 45 menit untuk sampai di Lab. Peternakan UNIBRAW. Ini adalah bagian tour kami yang spesial, karena tamu akan disuguhi beberapa jenis kambing seperti, kacang, peranakan etawa, sanen dan yang paling istimewa adalah melihat langsung koleksi kambing boer asli (register)yang merupakan jenis kambing pedaging. Lab peternakan UNIBRAW kabarnya merupakan satu-satunya yang memiliki koleksi pejantan dan betina boer register yang diimpor dari Australia. Sesi kunjungan ini merupakan pengayaan pengetahuan tentang jenis kambing yang ada di sekitar kita.

Kurang lebih 30 menit kami habiskan di lab peternakan UNIBRAW, kami melanjutkan perjalanan menuju restoran BEBEK KUALI. Khusus paket basic tour “kandang bambu”, kami menawarkan 2 menu pilihan makan siang yaitu ayam goreng/bakar restoran PAK SHOLEH atau bebek goreng/bakar restoran BEBEK KUALI. Kebetulan tamu kami memilih menu bebek bakar, menu yang tepat dan menggiurkan di tengah kelelahan dan rasa lapar setelah berkeliling di tiga tempat tujuan sebelumnya. Ditemani minuman jeruk hangat kami menyantap menu bebek bakar yang dihidangkan lengkap dengan sambal dan lalapannya. Rasa masakan yang maknyusss.. Tanpa terasa mengandaskan isi piring yang ada di hadapan kami.

CIMG5856

Selesai makan dan beristirahat sejenak, kami lanjutkan perjalanan menuju masjid Al-Ikhlas kota Batu untuk menunaikan shalat ashar, kemudian dilanjutkan menuju tujuan terakhir tour “kandang bambu” yaitu kandang Bagong, CIMG5862sang juara kelas ekstrim dengan bobot 129 kg. Sekali lagi, jepretan kamera disertai rasa kagum melihat postur tubuh Bagong, keluar dari ucapan bapak Heru tamu kami. Setelah berfoto dan berbincang seputar perkambingan dengan bapak Widi pemilik Bagong, berjalan kaki ditemani pak Widi, kami menuju kandang timur untuk melihat koleksi lain kandang bambu, yaitu Aldy, Oshin dan Gajahmada. Disambut mas Wawan pemilik kandang, tamu kami melanjutkan mengambil gambar kambing-kambing yang ada di sana. Perbincangan serba-serbi beternak kambing keluar dari kami berlima diselingi kilatan lampu blitz dari kamera bapak Heru. Rehat sejenak di kediaman mas Widi yang alhamdulillah disertai suguhan nasi goreng menambah berat isi perut kami. Puas berbincang, menjelang magrib kami berpamitan untuk pulang.

CIMG5870

Perjalanan pulang menuju tempat menginap bapak Heru sekitar 30 menit. Perjalanan cukup lancar dan santai. Berhenti sejenak untuk shalat magrib di masjid yang sama yaitu Al-Ikhlas, kami pun pulang diiringi hawa dingin kota Batu menjelang malam. Kurang lebih pukul 18.30 wib kami tiba, tanpa berlama-lama kami berpamitan dengan bapak Heru, tamu tour kandang bambu kali ini. Jabatan tangan disertai senyum mengembang menandai perpisahan kami. Terimakasih pada bapak Heru yang telah memberikan kepercayaan pada Kandang Bambu Management, semoga bermanfaat menambah semangat dan ilmu untuk membuka peternakan kambing PE-nya. Bagi pengunjung weblog kandang bambu yang ingin memperoleh pengalaman seperti bapak Heru, silahkan menghubungi Kandang Bambu Management. Salam Kandang Bambu!🙂


Aksi

Information

10 responses

18 08 2009
yusuf

Assalamu’alaikum.
Wah… menarik mas, perjalanan tournya bpk Heru lesmana. Semoga bermanfaat dan bisa menambah ilmu serta meningkatkan populasi kambing etawa di seluruh Indonesia. Mudah2an saya punya kesempatan untuk melakukan paket tour di Kandang bambu, sukses buat mas arief.
wassalam..

19 08 2009
Arief Rachman W.

Terimakasih komentarnya pak yusuf. Senang sekali kalau kami bisa mengantar pak yusuf mengikuti paket tour kandang bambu.
Salam kandang bambu:)

1 09 2009
genthokelir

walah sangat menyenangkan sekali sharenya
wah kapan saya dapat kunjungan darei kandang bambu nih hehehe kapan mampir ke rumah kapi sobat….. suguh wedang plus makan makan geheheheh

2 09 2009
Arief Rachman W.

Maturnuwun mas totok kelir, sudah mampir ke kandang bambu weblog. Menarik juga undangan mas totok, insya Alloh dalam waktu dekat kalau saya dan temen2 peternak malang jadi tour kaligesing kita sempatkan mampir ke tempat njenengan:). Salam kandang bambu:)

2 10 2009
agus_sekjen

Waduh…jadi kepengen ikut tour nich, biar lebih mendalam pengetahuan sy…ya mudah2an bisa bikin spt itu dkampung sy di daerah bumiayu suasananya pegunungan juga sich..,

2 10 2009
Arief Rachman W.

Salam kenal mas agus, monggo silahkan aja kalau ingin mengikuti tour kandang bambu. Tinggal pilih paketnya aja mas……:) Dengan senang hati kami membuka diri untuk berbagi wawasan. Kandang bambu sangat mendukung jika mas agus ingin membuka tour sejenis di daerah anda. Manfaatkan dan maksimalkan potensi agribisnis di daerah anda, saya doakan segera terwujud dan sukses. salam kandang bambu:)

13 01 2010
angga

mau tanya alamat lengkap kandang bambu mas
makasih

13 01 2010
Arief Rachman W.

Terimakasih telah mengunjungi kandang bambu mas angga, alamatnya istana gajayana A5, Malang atau bisa di rumah: joyosuko metro II.Anda bisa hubungi saya di 081334612246 Salam kandang bambu:)

5 04 2010
slamet subagijo

salam kenal mas,

saya mau tanya mas, di daerah kami di denpasar lokasinya agak panas, pertanyaannya : apa sesuai untuk ternak kambing PE.

terima kasih atas jawabannya

6 04 2010
Arief Rachman W.

Salam kenal mas Slamet di denpasar, terimakasih telah mengunjungi kandang bambu weblog. Sepanjang pemahaman saya, suhu relatif panas seperti di daerah anda tidak masalah jika ingin mencoba mengembangkan ternak kambing PE. Sebenarnya yang harus diperhatikan adalah ketersediaan pakannya baik hijauan atau pakan penguat (konsentrat). Selama kebutuhan akan pakan ternaknya tersedia tidak menjadi masalah dikembangkan di Denpasar pak. Demikian sedikit sharing dari saya, salam kandang bambu:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: