Program Regenerasi Tekstur Kepala Kambing PE Unggul Kandang Bambu

24 03 2009

Salam jumpa, dari artikel kami sebelumnya telah demikian jelas dibahas tentang ciri-ciri kambing perananakan Etawa (PE) kualitas unggul. Kali ini kami mencoba melakukan regenerasi tekstur kepala kambing peranakan etawa (PE) unggul. Ide ini tercetus dari kegamangan kami akan semakin sulit dan jarangya ditemukan kambing PE kualitas unggul, terutama di Malang. Bahkan menurut kami, dibeberapa lomba (kontes) kambing PE berbagai daerah, kambing-kambing pemenangnya mengalami penurunan kualitas. Penurunan kualitas yang kami soroti adalah tekstur kepala!

Hasil pengamatan kami di lapangan, penurunan kualitas tekstur kepala itu salah satunya disebabkan oleh sikap “egois” peternak atau kolektor kambing PE. Mereka yang memiliki pejantan bagus ingin memiliki sendiri dan tidak mau berbagi dengan peternak lain yang mungkin memiliki indukan bagus. Faktanya, sangat sedikit peternak yang memiliki sekaligus pejantan dan betina dengan kualitas sama-sama super, sehingga biasanya pemilik indukan bagus mengawinkan kambingnya dengan pejantan kualitas “seadanya”. Begitu pula sebaliknya, pemilik pejantan bagus yang tidak memiliki pasangan indukan se-level, mengawinkan pejantannya dengan indukan “seadanya”. Hasilnya bisa ditebak, produk dari pejantan dan indukan “seadanya” tersebut menghasilkan keturunan cempe dengan kualitas rendah (khususnya tekstur kepala).

Alhamdulillah, kandang bambu memperoleh rekan peternak yang bersedia berbagi dalam program regenerasi kami ini. Langkah awal kami adalah mencoba mengawinkan betina bertekstur kepala unggul dengan pejantan bertekstur kepala unggul pula. Semoga niat kami ini bisa menghasilkan turunan cempe dengan tekstur kepala mendekati ciri Etawa identik. Kami mohon saran dan masukan dari para rekan peternak dan penghobi kambing PE sekalian, tentang upaya kami ini. Semoga masukan dan saran rekan-rekan membantu suksesnya program kami ini. Berikut, kami tampilkan tekstur kepala kambing PE yang sedang kami program. Salam Kandang Bambu:)

aldy2

oshin

morin



Aksi

Information

14 responses

23 04 2009
Imro

salam, semoga usaha untuk menghasilkan kambing etawa super berhasil. kalau udah berhasil boleh donk dipinjemen pejantannya. kebetulan kami punya betina etawa seperti ciri-ciri oshin.
sukses selalu

27 04 2009
Arief Rachman W.

terimakasi suportnya mas imron. Salam Kandang Bambu:)

26 07 2009
Denny

Semoga sukses plan untuk perbaikan kualitas tekstur kepalanya….
Nanti hasilnya jangan lupa di share di sini ya mas….
Salam dari penggemar pemula PE.
Baca web mas, jadi ngerti tentang PE yang unggul

28 07 2009
Arief Rachman W.

Terimakasih mas denny atas support dan kunjungannya ke kandangbambu. Salam Kandang Bambu:)

28 07 2009
Arief Rachman W.

Terimakasih dukungan dan kunjngan mas Denny ke weblog Kandang Bambu. Salam Kandang Bambu:)

12 10 2009
andi- bromo group

salam kenal mas arif, kira2 th 1996 saya tertarik dengan kambing pe.waktu itu aku beli di daerah dongko trenggalek karena memang saya ditugaskan perusahaan didaerah trenggalek.setelah sekitar 2th ternakku berkembang aku punya inisiatif untuk menjual sebagian.tapi ternyata jual kambing pe. susah bukan main.akhirnya mesti rugi aku jual aja koleksi kambing pe.ku karena waktu itu untuk biaya married. kira 2 th 2004 sampai sekarang aku kembali beternak kambing pe.mulai event kontes kambing pe,membentuk kelompok ternak kambing pe. sampai kemarin juga ikut hadir pada acara pembentukan asosiasi peternak kambing malang raya aku ikuti agar dapat bersilaturrahim dengan teman2 peternak dan bisa saling tukar informasi. dan kalo bercermin dari pengalamanku ternyata problem dari beternak kambing pe.adalah pemasarannya.jadi mari kita sama2 mencari solusi untuk masalah ini.ayo kita majukan ternak kambing pe.

13 10 2009
Arief Rachman W.

Salam kenal mas andi, wah cukup lama juga anda sudah mengenal dan beternak kambing PE. Senang bisa berkenalan, semoga saya bisa belajar banyak dari mas andi. Posisi di Malang mana mas andi? ini mas andi pakis to?
Masalah kesulitan pemasaran kambing PE memang banyak dikeluhkan, terutama oleh para peternak baru. Menurut saya ada beberapa faktor yang menyebabkan hal itu;
1. Tidak terkontrolnya peningkatan harga. Harga PE sekarang terlalu tinggi, dan cenderung ndak rasional menurut saya mas.
2. Banyak peternak cenderung kurang tepat dalam mengambil tujuan beternaknya.
3. Saya indikasikan ada upaya secara sengaja menghembuskan “isu bombastis” harga kambing PE.

Usulan saya, mari kita sama-sama mengembalikan fungsi kambing PE sebagaimana mestinya. Contohlah negara2 yang telah maju sektor peternakannya seperti malaysia, Australia, Selandia Baru dll. Mereka dengan serius memaksimalkan potensi kambing perah dan berhasil membuat produk hasil ternak yang berkualitas hinggga menembus pasaran global. Maju terus peternak Indonesia, Salam kandang Bambu:)

13 10 2009
andi

saya sependapat dengan apa yang diuraikan mas arief cuman menurut saya ada yang perlu dilengkapi dengan kebijakan dinas peternakan yang melarang ekspor kambing pe. ke malaysia. apa kebijakan itu menjamin pemasaran kambing pe.bisa sesuai dengan yg diharapkan teman2 peternak? apa nggak malah membatasi ruang gerak kita dalam pemasaran kambing pe? karena kalo menurut saya apabila kambing pe.tidak boleh dipasarkan keluar negeri saya khawatir ada kejenuhan pangsa pasar di indonesia dan ada kemungkinan OVER STOCK yang berakibat para peternak akan semakin kesulitan dalam memasarkan kambing pe.kita contoh australia dg kambing boer.padahal kambing boer yang asli dari afrika tapi kenapa kalo ada yang membutuhkan kambing boer akan mengimpor dari australia? kalo masalah kita takut kehabisan bibit unggulan saya kira masing2 peternak juga tahu koleksi mana yang harus dipertahankan dan mana yang harus dijual.mungkin masalah ini bisa dibahas dalam acara pertemuan peternak sejatim yang direncanakan asosiasi malang raya. omong2 apa ini mas arief dinoyo? mari kita sama2 berpikir jernih untuk kemajuan peternak kambing pe.yg bisa kita harapkan sebagai peluang usaha yg sehat & berpotensi.

14 10 2009
Arief Rachman W.

Bener mas andi, saya tinggal di seputaran Dinoyo. Silahkan maen2 ke rumah, kita bisa diskusi banyak. Salam kandang bambu:)

25 04 2010
arif

mas Arief mau berpendapat nih, mengenai tekstur kepala, untuk bagian rahang bawah sebaiknya tidak terlalu panjang atau nyakil, karena akan kesulitan dalam merenggut pakan. jadi secara sepintas rahang bawah lebih panjang tapi tidak sampai keluar seperti butho cakil.

25 04 2010
Arief Rachman W.

Salam kenal mas arif, terimakasih telah mengunjungi kandang bambu weblog. Pendapat anda tidak salah mas, memang demikian adanya. Nyakil yang dimaksud adalah rahang bawah sedikit lebih maju dari yang atas, salam kandang bambu:)

14 10 2010
idham

mas tolong ciri ciri kambing kontes hasil workshop sabtu 9 oktober 2010 di kanjuruhan di tulis di web agar semua tahu

18 10 2010
kadek pipin FAPET UB

salam kenal mas Arief, nama saya Kadek dan saya punya hoby di dunia peternakan . kalo boleh saya minta alamat kandang kambing PE-nya kandang bambu. siapa tahu saya dan kawan-kawan bisa mampir dan melihat-lihat koleksi kambing PE dari kandang bambu. terima kasih..

20 10 2010
Arief Rachman W.

Salam kenal dik Pipin, terimakasih telah mengunjingi kadnang bambu weblog. Silahkan datang jika ingin maen ke kandang, bisa hubungi saya di 081334612246. Salam kandang bambu🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: