Penulis: Arief 2012
OVERVIEW
Belakangan penulis sering mengamati perdebatan mengenai standarisasi harga produk susu kambing. Berbagai pendapat dan argumentasi disampaikan kawan peternak, mulai harga Rp. 5000/liter hingga Rp.10.000/ botol 250ml. Mungkin tidak ada yang salah dari semua pendapat tersebut, yang berbeda menurut penulis adalah sudut pandang analisa penentuan harganya. Memang tidak sesederhana itu menetapkan standart harga, banyak komponen yang harus diperhatikan. Salah satu komponen penting yang kadang terlewat adalah distribusi produk susu kambing.
Pemirsa Kandang Bambu weblog sekalian, mengawali tahun 2012 ini penulis mencoba untuk mengulas liku-liku menjadi produsen susu kambing sejati. Tema tersebut menarik sebagai “review” perkembangan industry peternakan kambing perah Indonesia selama tahun 2011. Ternyata, hampir semua peternak kita baru bisa sebatas menjadi peternak kambing perah, belum bisa menjadi produsen susu kambing. Pemirsa sekalian mungkin ada yang mempertanyakan, apa sih yang membedakan antara peternak kambing perah dengan produsen susu kambing? Bukankah peternak kambing perah itu otomatis juga sebagai produsen susu kambing?


Komentar Pengunjung